YOGRT



Yogrt merupakan aplikasi pertama yang diluncurkan oleh KONGKO Digital, sebuah perusahaan teknologi yang dibentuk oleh Jason Lim dan Roby Muhamad. Aplikasi ini berbasis lokasi dan pertemanan di platform android yang dikembangkan khusus di Indonesia.

Berbeda dengan aplikasi sosial lainnya, Yogrt menggunakan kuis dan game sosial sebagai sarana untuk menghubungkan para penggunanya. Yogrt juga telah berhasil masuk ke dalam 10 posisi teratas untuk aplikasi sosial gratis di Google Play Store Indonesia pada bulan pertama peluncurannya.

Yogrt memiliki dua bagian utama. Pertama, adalah bagian sosial dimana kamu bisa menemukan pengguna lain berdasarkan lokasi tempat kamu berada. Setelah itu kamu bisa menekan tombol like untuk melakukan chatting, tentunya jika orang tersebut juga menekan tombol like balik atau kamu bisa menantang untuk bermain game terlebih dahulu dulu untuk meningkatkan kemungkinan mereka untuk menekan tombol balikke akun profil kamu.
Bagian kedua adalah game dan kuis yang dilengkapi dengan sistem Gamifikasi dan Data Mining. Saat ini yogrt telah memiliki lebih dari 20 game dan 10 kuis. Setiap kali menyelesaikan game atau kuis,kamu akan melihat hasil yang kamu peroleh dan juga rekomendasi pengguna lain yang memainkan game tersebut. Rekomendasi tersebut berasal dari data-data yang telah dikumpulkan saat pengguna bermain game atau kuis.

Terkait model bisnis, Jason selaku founder mengungkapkan bahwa hal itu bukan prioritas utama mereka saat ini. Dalam 12 bulan ke depan Jason menargetkan bisa mendapat hingga 5 juta pengguna baru atau 10 kali lipat dari apa yang Yogrt miliki saat ini. “Target pengguna kami adalah generasi Y, dengan umur 17 sampai 20 tahunan. Jadi kami harus menawarkan cara yang menyenangkan,” ungkap Jason.

Untuk menggaet lebih banyak pengguna, Jason menggunakan metode kampanye. Misalnya untuk bulan lalu Yogrt membagi-bagikan minuman gratis, sedangkan untuk bulan ini ada paket data gratis yang bisa diperoleh setelah pengguna menyelesaikan sebuah game. Hal ini mungkin bisa menarik perhatian, khususnya karena paketinternetterlalu mahal. Akan tetapi tetap saja bagian yang paling sulit adalah membuat pengguna tetap menggunakan aplikasi ini.
Hingga saat ini, pihak Yogrt telah memiliki lebih dari 500 ribu pengguna yang terdaftar dengan kisaran usia 17-24 tahun dan rata-rata berasal dari Indonesia. Selain itu, terdapat juga berbagai pengguna dari negara lain di kawasan Asia, termasuk Singapura, Malaysia dan Hong Kong.

Dalam survei internal yang dilakukan Yogrt ditemukan bahwa 8 dari 10 masyarakat Gen Y atau mereka yang lahir di akhir tahun 80-an hingga awal tahun 2000-an, memiliki kecenderungan sulit mengawali pembicaraan ketika melakukan chatting atau berkomunikasi secara digital. Untuk itulah, yogrt menggunakan metode baru yaitu menggunakan kuis dan game sebagai fasilitas untuk membuka topik pembicaraan bagi para penggunanya.

Pihak Yogrt juga mengatakan, saat ini mereka akan memfokuskan diri untuk mengembangkan Yogrt di Indonesia. Untuk melakukan hal tersebut, Yogrt akan merekrut anak muda untuk mengembangkan dan memasarkan Yogrt di Indonesia, serta mempercepat pertumbuhannya di wilayah Asia.

Yogrt sementara tersedia di platform Android, dan bisa diunduh melalui Google Play Store. Versi iOS-nya akan diperkenalkan pada akhir tahun ini.


SUMBER:

Read Users' Comments (0)