Tugas Softskill Ke-2

Metodologi Penilitian TeSCA

Definisi

Apa itu TeSCA ?  TeSCA adalah sebuah program self assessment untuk mengukur pemanfaatan Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) perguruan tinggi di Indonesia dengan menggunakan metode “ZEN Framework” yang akan mengukur beragam komponen mulai dari infrastuktur, aplikasi, sumberdaya manusia, hingga komponen kebijakan dan sebagainya.
TeSCA diinisiasi oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk bekerjasama dengan Dirjen Perguruan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Teknologi dan Komunikasi Nasional (Detiknas), dan Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom).
 
Apa itu Metodologi ZEN Framework  ?  
“ZEN Framewok”  adalah suatu metodologi self assessment yang dikembangkan tiga profesor yang juga bertindak sebagai Dewan Juri TeSCA, yaitu : Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D, Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit, dan Prof. Ir. Nizam MSc., Ph.D.
Metode ini tersusun atas delapan parameter penilaian yaitu :  (1) Suprastruktur Kampus, (2) Infrastruktur Teknologi, (3) Profil Pemangku Kepentingan, (4) Ragam Pemanfaatan Aplikasi, (5) Strategi Pendidikan Nasional, (6) Dampak dan Manfaat Penerapan Teknologi, (7) Komunitas Eksternal dan (8) Adopsi Trend.
Selanjutnya dari delapan parameter tersebut, dikembangkan ke dalam 39 sub parameter, yang kemudian diwujudkan menjadi 120 buah pertanyaan / kuesioner yang terkait pengukuran dan perkembangan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi.

  
Tahapan Penilaian TeSCA

Self Assessment
Tahapan pengisian kuesioner secara online oleh personal in charge yang ditunjuk resmi oleh pihak perguruan tinggi melalui surat rekomendasi.

Desk Audit
Kuesioner yang telah diisi lengkap, selanjutnya dilakukan penilaian dan perhitungan indeks oleh tim juri yang terdiri dari dewan juri dibantu oleh beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya. Pada tahap ini akan menghasilkan pemeringkatan sementara.

Site Visit
Melakukan kunjungan kepada 20 perguruan tinggi yang telah dipilih pada tahap desk audit dengan tujuan untuk melakukan verifikasi langsung ke lokasi. Kunjungan akan dilakukan oleh tim yang merupakan representasi dari tim juri.

Penjurian Akhir
Tahapan final penentuan indeks dan peringkat oleh tim juri berdasarkan hasil desk audit dan site visit.

Kategori Penilaian TeSCA :
  1. Kategori Nasional
  2. Kategori Wilayah MP3EI (Jawa, Sumatera, Bali & Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, papua dan Maluku)
  3. Kategori Perguruan Tinggi (Universitas, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi dan Akademi)

Kesimpulan
Jadi TeSCA adalah sebuah self assenment untuk mengukur pemanfaatan teknologi  Informasi & Komunikasi (TIK) perguruan tinggi di Indonesia dengan menggunakan metode “ZEN Framework”. Penilaian tersebut dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu self assenment, desk audit, site visit dan penjurian akhir.


Read Users' Comments (0)